Seorang tukang jual obat mencoba menarik penonton dengan menggunakan sebuah tengkorak kecil yang nampak seperti fosil, sangat kuno.
Dengan mantap dia membual: “Saudara-saudara, saksikan tengkorak yang sangat langka. Ini adalah tengkorak Raja Zulkarnain III!”
Tiba-tiba seorang penonton nyeletuk: “Lho, Raja Zulkarnaen kok kepalanya kecil begitu?”
Dengan tenangnya si tukang jual obat menjawab: “Ooooo, ini adalah tengkoraknya ketia beliau masih bayi!”
Arsip untuk November, 2008
TENGKORAK KUNO
27 November 2008Tabok tentara
27 November 2008Di dalam salah satu gerbong kereta api, tepatnya di salah satu sudut tempat duduk, terdapat 4 orang dimana mereka adalah 1 orang gadis cantik, 1 orang nenek tua keriput, 1 orang pria berjas (dgn dasinya), dan 1 orang tentara. Mereka semua terlihat ramah dan tenang, kecuali wajah sang tentara yang tampak kekar dan garang. Tiba saatnya kereta api melewati sebuah terowongan yang cukup panjang sehingga gerbong terlihat gelap karena cahaya matahari yang tadinya masuk terhalang oleh terowongan tsb. Tak lama kemudian terdengar jelas bunyi kecupan dan dilanjutkan dengan bunyi tamparan tangan yang cukup keras “praakkk………..” yang sempat mengagetkan keempat orang tersebut. Karena jelasnya bunyi kecupan dan kerasnya bunyi tamparan tangan membuat keempat orang tersebut mulai menarik kesimpulannya masing-masing didalam hati, yang isinya sbb :
Gadis Cantik : Rasain tuh!! pasti ada orang yang salah cium ke nenek-nenek disamping gua ini lalu doi kena tamparan dahsyaaaaat!!!!
Nenek : Mmmmh… pasti ada yang coba-coba cium gadis disamping gua ini. Rasain elu, dasar hidung belang !!!
Tentara : Sialan !!! Pasti laki-laki disebelah gua ini yang coba-coba cium cewek didepannya dan gua jadi yang kena apesnya. Sial bener gua ?!?!?!!!! Mudah-mudahan yang dicium dia tadi tuh nenek-nenek !!!!
Laki-Laki berjas : Ha.ha.ha.ha…… Elu pada bingung yach. Gua cium telapak tangan gua sendiri lalu gua tabok aja tuh tentara. Abisnya kapan lagi gua bisa tabok tentara ??? ha.ha.ha…….Lucuuuuuuuuuuuu yach……..
Tato
27 November 2008UNTUK MENGETAHUI PERBUATAN ISTRINYA saat ditinggal kerja, Dia selalu menggambar seekor KECOA di paha Istrinya,
Dan saat pulang, Gambarnya dilihat Masih ada nggak ? kalau hilang berarti Serong sama laki lain.
Tapi istrinya pinter, habis serong dengan laki lain, dia Gambari lagi Pahanya. Sepulang kerja Dia Nanya ke istrinya : Kamu Serong Ya?
Istrinya jawab : Nggak …! , Ini Gambarnya KECOA masih
Dia bantah : Lho tadi kepalanya keatas, kok sekarang jadi ke Bawah?
Istrinya jawab lagi : Habis… kelamaan keatas BAU….., dia Mbalik sendiri ke bawah
Susah ngeliat
27 November 2008Seorang Nyonya kesal pada pembantunya karena ia mendapati perabotannya penuh debu, maka iapun memanggil sang pembantu
“Inem..sini!”
“Ada apa nyah..”
“Kamu ini kerja gimana sih…kamukan tau saya paling nggak bisa ngeliat debu di perabotan saya !”
“Wah kalo’ gitu kita sama nyah…saya juga paling nggak bisa ngeliat benda- benda halus…”
Seribu Satu Alasan
27 November 2008Si Boss marah-marah pagi ini. Untuk kesekian kalinya seorang pegawai terlambat datang ke kantor. Lalu si Boss memanggil pegawai tersebut. “Tiga hari yang lalu kamu datang terlambat. Alasan: Mobil mogok. Dua hari lalu juga telat dengan alasan ketinggalan bus. Kemarin lagi-lagi kamu telat datang. Kini alasan kamu jalanan macet. Sekarang juga telat. “Apa alasan kamu sekarang, haaaaa?”
“Saya takut mobil saya mogok lagi, takut ketinggalan bus, takut jalanan macet. Akhirnya saya putuskan jalan kaki saja, eh ternyata saya berjalan melawan arah angin……” jawab si pegawai enteng.
Turun Dikit
19 November 2008Negara America, Nepal dan Inggris tengah menyelenggarakan suatu konperensi. Mereka saling mengunggulkan kehebatan negara masin-masing alias Pamer.
INGGRIS : “Di negara saya British, telah berhasil menciptakan pesawat berkecapatan 1000 kali kecepatan cahaya. Pokoknya cepat…sekali”.
America &: “Tidak Percaya…Tidak Mungkin…Mission Impossible. Mana ada pesawat kecepatannya 1000 kali kecepatan
Nepal cahaya”.
INGGRIS: (Dengan loyo berkata) : “Iya deh…Turun-turun dikit lah..”. (Amerika dan Nepal akhirnya percaya).
(Sekarang Giliran Amerika dengan bersemangatnya).
AMERICA: “Di negara America saat ini sedang dibangun gedung bertingkat dengan ketinggian 5000 Km di atas permukaan laut”
Inggris & : (Inggris membalas dengan emosinya). “Tidak Mungkin…Ku Kira Tak Ada….Tetep Ora Percaya karo Rika”
Nepal
AMERICA : (Dengan terpaksa mengatakan): “Iya..iya..turun-turun dikitlah..agar kalian percaya”.
(Giliran Nepal kebingungan, akhirnya dengan tersenyum dia mendapatkan bahan untuk didiskusikan).
NEPAL : “Di negara saya, orang perempuan kalo melahirkan itu di pusar.”
Inggris & (Melongo)..”Ahhh…Tidak percaya…Tidak Mungkin…Tetap Ora Percaya”
Amerika
NEPAL: “Iya deh…turun dikit lah..Kalo nggak Percaya”.
Tongkat dan Piring
19 November 2008Sebuah keluarga dengan seorang anak kecil berumur 5 tahun pindah ke kota lain sehubungan dengan tugas, ternyata lingkungan baru “not really well educated”. Suatu hari si anak sebut saja namanya Tono sedang bermain-main dengan anak-anak lain, seorang anak memaki Tono, “(sorry berat … pembaca) Titit … lu”, si Tono cuma bisa heran, karena tidak mengerti apa yang dimaksud anak tadi. Sesampai di rumah Tono bertanya pada ibunya, “Bu, Titit apa sih?” Sang ibu kaget dan menjawab, “itu artinya tongkat”. Keesokan harinya Tono main lagi dengan teman-teman barunya, tiba-tiba anak lain memaki, ” (sorry lagi nih … pembaca) memes ….lu”, Tono semakin heran, banyak kata-kata yang selama ini dia tidak mengerti. Di rumah Tono kembali bertanya pada ibunya, “Bu … bu…, memes apa sih artinya?” Ibunya kembali mengusap dada dan menjawab, “itu artinya piring”. Suatu hari Tono sedang bermain di depan rumah, seorang pendeta lewat memakai tongkat, di depan Tono tongkat pak pendeta jatuh, dengan spontan Tono teriak, “hati-hati pak pendeta, tititnya jatuh!” Sang pendeta kaget setengan mati dan marah, “mana ibumu, kamu harus diajar baik-baik!”. Tono menjawab, “Ibu ada pak pendeta, ibu saya sedang mencuci memes!” Ibu Tono memang sedang mencuci piring di belakang, pak pendeta pun pingsan seketika mendengar jawaban Tono ……..
Terlambat ngangkat
19 November 2008Di klas II A1 (jurusan ilmu pasti dan pengetahuan alam, ini pembagian di zaman SMA tahun 1990-an) SMA puncak sekuning palembang. Sesuai jadwal pelajaran, masing guru masuk ke klas tsb.
jam pertama, pelajaran Ilmu bumi alam falak, Pak Leo sedang menerangkan keadaan cuaca, setelah itu dia bertanya kepada murid-murid di klas:
Guru : Kenapa jemuran kering bisa basah ????
Ali : kena hujan
Guru : Salah,
Bedoel : terlambat ngangkat
Guru : Betoel……seratus !
Jam pelajaran kedua, Guru Fisika masuk, Pak Ucok, dia menerangkan tentang proses pembakaran sehingga terjadi Carbon
mono-oxide dan di-oxide, setelah pelajaran selesai dia bertanya:
Guru : kenapa roti di oven bisa hangus ?
Ali : adanya peristiwa pemanasan tinggi, sehingga O2 di dalam oven
memuai akibatnya particles O2 yg panas pd menabrak roti se-
sehingga rotinya mengalami trauma tumpul akibatnya rotinya
memar kehitaman…..!
Guru : salaaaahhhhhh !
Bedoel: “terlambat ngangkat !”
Guru : betul…..betul !
Jam pelajaran ke tiga, guru biologi yang masuk, Pak Aman, menerangkan tentang proses pembuahan. Setelah selesai beliau bertanya kepada muridnya:
Guru : kenapa wanita hamil ???
Ali : karena terjadi zygote, yaitu pertemuan antara sperma
dengan sel telur !
Guru : Salaaahhhhh !
Bedoel: “terlambat ngangkatnya” !
Guru : Tul sekali…..,
TOMAS Vs TOBING
19 November 2008Ada seorang Batak bermarga Tobing, dapat tugas dua minggu ke Jakarta. Pada dasarnya si Batak ini orang baik, no alcohol, no drugs, no womanizing, pokoknya NO untuk yang negatif-negatif. Teman-temannya sering mengajak si Batak ini untuk ‘looking for good place and good time’ (pinjam istilah populer supir-supir taksi di Manila), tapi dia tidak pernah mau. Namun , setelah seminggu di Jakarta dan tidak pernah ketemu sang istri tercinta akhirnya dia berhasil diajak teman-temannya ke salah satu RLD (red light district) di Jakarta. Di tempat tersebut dia mendapat partner mojang Solo yang lembut dan cantik, dasar Batak yang suka sradak-sruduk, dalam ‘making love’ juga sradak-sruduk. Awalnya si cewek berusaha memberikan sevice yang terbaik, namun lama-lama karena merasa risih, si cewek bilang dengan lembut, “pelan-pelan toh mas”. Tapi si Batak tidak perduli dan tetap aja sradak-sruduk, si cewek bilang lagi “pelan-pelan toh mas”, sampai beberapa kali. Akhirnya si Batak menyahut (dengan aksen Batak tentunya) … “Tomas lagi … Tomas lagi kau bilang, aku bukan Tomas (toh mas) ….. Tobing … aku. Si Batak terus menuaikan tugasnya ….. tetap saja sradak-sruduk.
Tono dan Tino
19 November 2008Tono mempunyai sebuah perahu dayung yang sudah sangat tua. Kebetulan suatu hari istrinya si Tino itu meninggal bersamaan dengan hari tenggelamnya perahu dayung si Tono itu. Beberapa hari kemudian seorang wanita tua melihat Tono, dan secara tidak sengaja salah mengenalinya sebagai Tino yang kehilangan istrinya itu.
Kata wanita itu kepada Tono, “Saya turut sedih atas kehilangan anda. Anda pasti merasa sedih.” Nah si Tono mengira bahwa wanita itu berbicara tentang perahu dayungnya itu, menjawab “Sebenarnya sih saya bisa dibilang malah senang karena bisa menyingkirkannya. Dia sudah amat tua sekali bahkan sudah jelek dari pertama kalinya. Bagian bawahnya sudah lapuk dan berbau amis sekali. Bagian punggungnyapun sudah sangat jelek dan lubang di bagian depannya sudah sangat lebar. Setiap kali aku menggunakannya, lubangnya bertambah besar dan dia bocor tidak karuan. Saya kira yang menghabisinya adalah ketika saya menyewakan dia kepada 4 orang pemuda yang sedang bersenang-senang tempo hari. Saya sudah memperingatkan mereka bahwa dia sudah tidak begitu enak dipakai tapi mereka masih juga mau menggunakannya.
Mereka berempat mencoba masuk secara bersamaan dan akhirnya dia sobek persis di bagian tengah bawah.” Wanita tua itupun pingsan…