Dua orang arkeologi pergi mencari emas di sebuah
kuil suci di Afrika. Sebenarnya mereka tahu apa
yang mereka lakukan adalah terlarang dan berbahaya
tetapi sebelum sampai di kuil mereka tertangkap
oleh salah satu suku kanibal yang tinggal disana
dan mereka dibawa ke hadapan kepala suku.
Kepala suku : “Kalian berdua harus menerima
ganjaran atas perbuatan kalian, hukumannya ada 2
mati atau toli-toli.”
Kedua tawanan : (saling pandang)
Tawanan 1 : “Saya tidak tahu seperti apa itu
toli-toli tapi pasti lebih baik daripada mati,
saya pilih toli-toli!”
Lalu dia diseret ke sebuah tanah lapang lalu
mereka menguburnya sampai ke batas leher lalu
mereka menuang madu ke kepala tawanan itu dan
dalam sekejap saja ribuan semut datang mengerubung
kepalanya dan sepanjang hari penduduk berkumpul
menonton lelaki malang itu dikerubungi semut
merah. Menjelang malam hukuman itu diakhiri dengan
tertatih-tatih ia dipersilahkan meninggalkan desa
itu dalam keadaan babak belur dan muka bentol-
bentol.
Melihat yang dialami temannya tawanan yang satu
lagi merasa tak sanggup menjalani hukuman seperti
temannya maka dia mengambil keputusan untuk mati
saja.
Tawanan 2 : “Saya memilih hukuman mati saja!”
(sambil menunjukkan muka pasrah)
Kepala suku (sambil tersenyum) : “Baik kau boleh
memilih hukuman mati tapi dengan cara…
toli-toli!!!”